Reksadana Yang Menghasilkan Return 74.86% Di YTD 2021? Reksadana Terbaik Saat Ini Yang Tetap Eksis Disaat IHSG Sedang Melemah!! Review Reksadana Campuran Jarvis Balanced Fund



Seperti yang kita semua tahu kalau IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) Indonesia sedang mengalami penurunan dari awal tahun hingga bulan juli, hingga akhirnya pada bulan agustus IHSG kita baru mengalami kenaikan

Di YTD (Years To Date) 2021 ini IHSG baru naik sebesar 2% saja, yang sebelumnya bahkan sempat minus sebesar 5%.

Akan tetapi, ditengah-tengah gejolak IHSG yang sedang dalam kondisi tidak baik itu terdapat sebuah reksadana yang tetap eksis dan terus mengalami kenaikan, bahkan di Years To Date 2021 ini mencatatkan return yang besar di angka 70% lebih.

Reksadana tersebut adalah Reksadana Jarvis Balanced Fund, sebuah reksadana campuran yang bisa kalian dapatkan di Aplikasi Bibit Reksadana.

Mari kita langsung ke reviewnya saja
Produk ini bisa kita lihat di tab "Home" dibagian Produk klik "Explore" lalu klik lainnya maka kalian akan menemukan Produk reksadana jarvis nya

Ini adalah tampilan dari Reksadana Jarvis di aplikasi Bibit
Dilihat sekilas grafiknya tentunya sangat mengagumkan bukan, walaupun terjadi beberapa grafik penurunan tapi secara keseluruhan terus bergerak naik.

Jika kita ubah menjadi "All" maka terlihat bahwa produk ini belum lama diperjual belikan, jika kita klik grafik ujungnya produk ini baru dipasarkan pada bulan mei 2019 sehingga kurang lebih sekitar 2 tahunan. Terbilang produk baru tapi mampu memberikan kinerja yang sangat memuaskan

Di tab "All" kita bisa lihat return dari awal produk itu ada yaitu sebesar 117.22%, sempat turun cukup dalam di bulan Maret karena pandemi dan setelah itu terus mengalami kenaikan hingga sampai saat ini.

Jika kita ubah ke tab "1Y' atau 1 tahun maka return sekitar 107%










Yang menarik yaitu di "YTD" yang mampu mencatatkan kenaikan lebih dari 74%, padahal jika kita lihat di YTD pasar saham kita mengalami kinerja yang kurang baik.






Yang menjadi pertanyaan, kenapa bisa mengalami kenaikan yang begitu besar?
1. Jarvis Balanced Fund adalah Produk Reksadana Campuran

Reksadana campuran berisi campuran dari pasar uang, obligasi dan saham. Pengalokasian dana reksadana ini seperti berikut:
- 1sampai 79% di Pasar Uang
- 1sampai 79% Obligasi
- 1sampai 79% di Saham

Maksudnya adalah si pengelola dana (Manajer Investasi) bebas mengalokasikan dana yang ada di ketiga instrumen tersebut. yang masing-masing alokasinya di salah satu produk maksimal 79% dan 21% lainnya di pecah ke reksadana lainnya

Fleksibilitas ini bisa dimanfaatkan oleh manajer investasi untuk mengatur alokasi dana sesuai keadaan pasar yang ada.

2. Keahlian Manager Investasi
Kesuksesan performa Reksadana Jarvis yang terus meningkat ini disebabkan oleh keahlian Manajer Investasi dalam melakukan hal-hal seperti:

- Alokasi Aset Investasi
Penempatan alokasi dana di reksadana campuran sangat fleksibel, Manajer Investasi bebas mengalokasikan dananya pasar uang, obligasi maupun saham yang penting bobot maksimal dari salah satu produknya hanya sampai 79%

Saat keadaan IHSG sedang melemah, manajer investasi bisa saja menaikan porsi dana di pasar uang maupun obligasi, dan menurunkan porsi dana di saham sehingga walaupun IHSG sedang turun drastis reksadana Jarvis tidak terjadi penurunan drastis juga karena alokasi di saham juga diperkecil

Sebaliknya jika IHSG sedang menguat, maka Manajer Investasi kembali menaikan porsi sahamnya agar mendapatkan kenaikan yang maksimal.

- Pemilihan Saham 
Manajer Investasi bebas memilih saham yang akan dipakai didalam Reksadana Jarvis, untuk itu setiap bulan saham di Reksadana ini mengalami perubahan (Bisa dilihat dari Fund Fact Shet)

Dari Fund Fact Shet (laporan aset investasi) Reksadana jarvis setelah saya membaca 6 laporan yang berbeda di setiap bulannya di YTD ini, Manajer Investasi berhasil memilih saham-saham yang sedang mengalami Up Trend

Beberapa pemilihan saham nya sebagai berikut
- Saham MLPL, yang YTD ini mengalami kenaikan lebih dari 700%
- Saham EMTK, yang YTD ini mengalami kenaikan lebih dari  68% 
- Saham ARTO, yang YTD ini mengalami kenaikan lebih dari  377%

Kenaikan signifikan dari saham yang dipilih oleh Manajer Investasi tersebut membuat reksadana Jarvis juga mengalami kenaikan yang signifikan.

3. Tipe reksadana saham yang dikelola secara aktif oleh Manajer Investasi

Reksadana sendiri terdapat jenis reksadana yang dikelola secara aktif dan pasif.
- Sederhananya reksadana saham yang dikelola secara aktif adalah reksadana yang didalamnya berisi saham-saham pilihan Manajer Investasi yang dinilai mampu memberikan return yang bisa mengalahkan IHSG.

- Reksadana yang dikelola secar pasif sendiri yaitu dimana Manajer Investasi akan mengalokasikan dana kita didalam saham-saham yang sesuai indeks yang ada di BEI contohnya seperti IDX30, Srikehati dan lain sebagainya. 

Sebagai contoh berikut adalah reksadana yang dikelola secara aktif "Jarvis" dan yang dikelola secara pasif "BNI AM IDX30"
Bisa dilihat dari hasilnya bahwa, walaupun keadaan IHSG sedang tidak baik, tapi reksadana yang dikelola secara aktif  mampu tetap mengalami kenaikan

Karena Manajer Investasi mampu memilih saham-saham yang tetap naik meskipun IHSG sedang turun. Sehingga saham-saham didalamnya akan berganti setiap bulannya tergantung penilaian si Manajer Investasi saham mana yang akan mengalami kenaikan


Dan untuk reksadana yang dikelola secara pasif pergerakannya akan mengikuti keadaan pasar saham pada saat itu, contohnya saja Indeks IDX30 yang dimana berisi 30 saham terbaik pilihan Bursa Efek Indonesia yang di YTD ini  mengalami penurunan sebesar 12%. Sehingga reksadana yang memakai indeks ini sebagai acuan juga akan mengalami penurunan.

Karena indeks IDX30 dijadikan acuan, maka Manajer Investasi akan terus mengalokasikan dana yang ada di saham-saham yang berada di IDX30, terlepas dari kenaikan atau penurunan harganya Manajer Investasi tidak memiliki wewenang untuk mengubah saham yang ada selama saham di IDX30 tidak terganti.

Terlihat begitu besar perbedaan grafik dari reksadana saham yang dikelola secara aktif dan pasif. 

Reksadana aktif tidak selalu akan memiliki kinerja yang lebih baik, karena bisa saja Manajer Investasi melakukan kesalahan dalam pemilihannya sehingga bukan menghasilkan kenaikan malah mengalami penurunan.

Untuk reksadana yang dikelola secara pasif memang berisi saham-saham terbaik dan pilihan dari Bursa Efek Indonesia. Tetapi pergerakannya akan sangat terpengaruhi oleh keadaan ekonomi suatu negara, sehingga meskipun termasuk saham terbaik tetapi jika keadaan ekonomi melemah maka saham akan ikut melemah.


Beberapa pertanyaan yang mungkin muncul di fikiran kalian.
Apa hubungan reksadana campuran dengan IHSG?
Seperti yang telah saya bahas diatas, Reksadana Campuran memiliki porsi saham yang harus dimiliki didalamnya. Jika Manajer Investasi tidak berhasil memilih saham yang setidaknya pergerakannya sama atau bahkan mengalahkan IHSG maka return dari reksadana campuran juga akan terpengaruhi

Apakah Reksadana Jarvis Balanced Fund adalah Reksadana yang terbaik saat ini?
Untuk sekarang "iya". Dari semua produk reksadana yang ada di aplikasi Bibit, saat ini hanya reksadana jarvis yang mampu memberikan keuntungan YTD lebih dari 70%

Jika beli sekarang masih bisa cuan tidak?
Belum tentu, gambaran diatas hanya menjelaskan kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja masa depan. Akan selalu ada kemungkinan yang terjadi, tetapi melihat kinerja 1 tahun belakang masih ada kemungkinan untuk melanjutkan kenaikan

Berapa harga pembelian reksadana ini?
Minimal pembelian reksadana ini adalah sebesar 1 juta, bisa lebih dari 1 juta tetapi tidak boleh kurang dari 1 juta jika ingin berinvestasi disini.

Apakah cocok untuk saya?
Jika kalian tipe orang yang ingin return tinggi tidak pusing jika mengalami penurunan, maka tipe reksadana ini cocok untuk kalian.

Untuk review dari Reksadana jarcis ini saya kira cukup sampai disini, jika ada pertanyaan tingglkan komentar di bawah atau bisa hubungi saya lewat akun sosial media maupun nomor whatsapp yang tertera di blog ini.

Saya yusuf, see you the next article

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama